Cara Membaca Indikator MACD dalam Trading

Jsmalfamart.com~ Hallo semuanya jumpa lagi nich dengan kami yang selalu update informasi untuk anda semua. Pada pembahasan kami kali ini kami akan mengulas tentang Cara Membaca Indikator MACD dalam Trading.

Indikator MACD ini adalah singkatan dari Moving Average Convergence Divergence, dimana MACD merupakan indikator dengan jenis oscillator yang banyak digunakan oleh para trader untuk melakukan analisa teknikal.

Selain itu, MACD juga merupakan indikator mengikuti tren yang menggunakan rata-rata bergerak untuk menentukan momentum aset kripto.

MACD dikembangkan oleh Gerald Appel pada akhir 1970-an. Indikator ini termasuk dalam kategori lagging indicator yang artinya bereaksi berdasarkan harga atau data di masa lalu.

Nah, indikator ini sangat manjur bagi Anda yang ingin mengetahui momentum trend harga, dan ingin melihat rata-rata pergerakan chart! Tak hanya itu, indikator ini juga bisa digunakan untuk melihat penyimpangan harga lho!

Jadi, ketika tren harga menyimpang, Anda bisa tahu kapan saatnya menjual atau membeli aset kripto. Pokoknya indikator ini cocok banget buat kamu yang melakukan scalping, day trading, dan swing trading!

Keuntungan dari indikator MACD

Kelebihan dari indikator MACD adalah Pertama, sinyal yang dihasilkan oleh indikator ini mudah dan dapat dimasukkan ke dalam sistem perdagangan apapun.

Kedua, indikator ini mengidentifikasi ke pasar berbagai fase impuls dan koreksi yang akan terjadi. Ketiga, jika Anda menggunakan indikator MACD, Anda juga dapat mengidentifikasi momentum keadaan pasar.

Keempat, indikator MACD menawarkan sinyal input lho, untuk penggunanya! Dan, keunggulan terakhir adalah indikator ini merupakan indikator reaksi!

Kekurangan Indikator MACD

MACD ini untuk kamu yang suka lupa waktu, jadi harus hati-hati! Mengapa? Sebab, penggunaan indikator MACD ini harus fokus dan ketepatan waktu sinyal.

Selain itu, indikator ini juga tidak mengidentifikasi interval waktu dan tidak mengidentifikasi dengan benar waktu pembalikan tren pasar. Jadi, disarankan untuk analisis Anda untuk dapat menggabungkan antara dan sinyal dari sinyal, ya!

Cara membaca indikator MACD

Pertama, buka aset kripto yang grafiknya ingin Anda lihat. Nadia mencontohkan, misalnya Bitcoin. Untuk itu, pertama kita buka aset kripto Bitcoin, lalu klik “Advance Chart” pada kolom di atas. Setelah itu akan muncul grafik pergerakan harga aset kripto Bitcoin.

Kedua, klik logo yang membentuk “Indikator”. Nah, disini banyak sekali macam-macam indikatornya, namun kali ini kita akan membahas terlebih dahulu indikator MACD. Jadi, yang harus Anda lakukan adalah mencari atau cukup ketik “MACD”.

Selanjutnya, setelah Anda mengklik “MACD”, grafik akan membentuk grafik indikator MACD. Apakah indikator MACD muncul? Kalau begitu, jangan lupa untuk memperbesar MACD dengan ikon “ZOOM IN” di sebelah grafik, dengan logo kaca pembesar di atasnya, lho! Setelah itu, tinggal memperbesar dan Anda dapat melihat grafik MACD dengan jelas dan detail!

Perhatikan grafik ini, ada grafik vertikal dan garis yang naik turun. Jika dilihat ada dua warna yang berbeda, yaitu garis biru dan merah. Jangan khawatir, Anda tidak perlu khawatir tentang garis dan warna peringatan ini, sederhana saja!

Jadi, garis merah menunjukkan kapan waktu yang tepat bagi Anda untuk memasuki pasar atau kapan waktu terbaik bagi Anda untuk membeli atau menjual aset kripto.

Sedangkan garis biru menunjukkan aktivitas transaksi yang sedang berlangsung. Jadi, dapat dilihat bahwa perkiraan pasar melakukan transaksi pada harga atas atau pada harga bawah. Sederhana, bukan?

Cara membaca indikator teknis MACD

Jadi, jika Anda ingin membeli aset kripto, belilah saat garis sedang turun atau harga sedang turun. Sekarang, lihat grafik Anda! Jika garis biru dan merah bersilangan, berarti sudah waktunya Anda membeli aset kripto.

Sebab, jika ada deviasi seperti yang Nadia beri lingkaran pada chart ini, berarti harga akan naik dalam jangka panjang. Perhatikan saja, garisnya terus naik setelah menyeberang atau menyeberang, bukan?

Jika garis biru lebih jauh dari garis merah, ini pertanda baik! Artinya harga akan naik lebih tinggi lagi. Tidak selalu akurat ketika garis MACD dan garis bersilangan atau berpotongan, tetapi biasanya peristiwa ini dianggap sebagai sinyal untuk membalikkan tren. Apalagi jika grafik MACD berada jauh di atas atau jauh di bawah garis nol.

Jadi, kapan waktu terbaik untuk menjual aset kripto? Jawabannya adalah ya ketika harga naik!

Tapi, jika Anda ingin menjual aset kripto Anda saat garis biru menjauh dari garis merah, itu juga tidak masalah, lho! Atau, jika Anda ingin bersabar dan bermain aman, Anda bisa menunggu hingga perempatan turun! Jika harga benar-benar ingin turun, Anda akan menemukan garis persilangan sebagai tanda saatnya menjual! Ingat, garis harus menempel dan berpotongan terlebih dahulu!

Oh ya, kamu juga harus memperhatikan garis vertikal merah di chart!

Jika garis mulai turun dan sudah mulai turun ke bawah dan bukan ke atas, itu pertanda transaksi sudah mulai turun dan bisa jadi pertanda harga akan terus turun.

Ketika garis MACD melintasi di atas garis tengah, nilai MACD akan positif, yang berarti bahwa momentum kenaikan harga aset kripto lebih kuat.

Jika garis merah dan biru berjauhan, terutama di bawah, maka tidak disarankan untuk membeli atau menjual aset kripto Anda! Jadi, sabar saja.

INGAT YA! Dalam menggunakan indikator MACD ini, Anda harus rajin memperbesar grafik dan harus melihat dari dekat! Jangan membaca grafik dari jauh! Ini agar Anda tidak melihat tanda yang salah dari garis biru dan garis merah.

Kesimpulan

Sudah paham indikator MACD kan? Jika Anda merasa bahwa indikator ini cocok untuk Anda, Anda dapat menggunakan indikator MACD ini untuk membantu memperdagangkan aset kripto Anda! Namun, jika menurut Anda kurang cocok, masih banyak indikator analitik yang bisa Anda gunakan untuk trading.

Leave a Reply

Your email address will not be published.