Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jumlah Polisi Yang Bermasalah di Lampung Mencapai 300 Orang Lebih. Sangat Memalukan!!

Bandar Lampung- Menjadi seorang aparatur negara terutama seorang polisi tentu harus menjadi contoh yang baik untuk masyarakatnya. Hal ini sudah menjadi kewajiban karena tugas mereka adalah mengayomi masyarakat. Bagaimana jadinya jika petugas aparatur negara memberikan contoh yang tidak baik?




Tentu hal ini akan sangat memalukan, dan dan menjadi tamparan keras buat kualitas perekrutan aparatur sipil negara kita.

Wakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyanto mengatakan sebanyak 28 anggota Polri di jajarannya dipecat dengan tidak hormat selama 2020.

Jumlah personil tersebut merupakan salah satu di antara 352 daftar personil yang bermasalah di Lampung. Menurut Brigjen Subiyanto, dari 352 daftar personil yang bermasalah tersebut 324 diantaranya sudah mengalami pemeriksaan. Sedangkan sisanyanya masih dalam penanganan.

"Penanganannya masih berlangsung. Jika memang ke depan ada keterlibatan lainnya dan terbukti maka akan kita sidang melalui kode etik profesi," kata Brigjen Subiyanto di Bandar Lampung, Senin (28/12).

Beberapa kasus yang menjadi di bagian adalah narkoba dan juga pencurian motor menggunakan senjata rakitan. Kedua kasus ini sangat menonjol di Lampung pada tahun 2020.

Kasus diatas tidak hanya terjadi di perkotaan saja tetapi meluas sampai ke pedesaan. Sehingga dua hal inilah yang diprioritaskan oleh Bid Propam.

"Dua perkara ini persoalan serius yang terjadi di Lampung," ucap Brigjen Subiyanto.

"Oleh karena itu, kami tidak main-main. Sampai ke jajaran, ke depan anggota Polri komitmen jika ada yang main-main maka akan ada sanksi tersendiri," pungkasnya.
Uni Media
Uni Media Menulis untuk berbicara dan mengenalkan diri kepada orang lain.