Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Ternak Kambing Jawa Betina Dan Kalkulasi Keuntungannya

Salah satu usaha ternak yang menjadi pilihan masyarakat di desa yakni usaha ternak kambing jawa betina. Memang usaha ternak kambing jawa betina ini akan sangat menguntungkan apabila di kelola dengan benar.  Sudah banyak para petani yang membuktikan bahwa usaha ternak kambing jawa betina ini sangat menguntungkan meskipun mereka hanya memelihara ternak kambing jawa betina ini sebagai sampingan saja.

 

Untuk kamu yang bingun mau memulai usaha apa, sebaiknya mencoba usaha ternak kambing jawa betina ini. Prospeknya sangat baik dan minim resiko. Hanya saja, keuntungan yang akan diperoleh memang tidaklah instan. Dan butuh modal yang sedikit banyak.

 

Untuk itu, kali ini akan kami berikan informasi mengenai ternak kambing jawa betina. Tak hanya itu, kami juga akan memberikan kalkulasi keuntungan yang bisa kamu jadikan gambaran untuk memulai usaha ternak kambing jawa betina. Yuk simak informasi lengkapnya.

 


 


Usaha Ternak Kambing Jawa Betina Dan Kalkulasi Keuntungannya

Kambing, merupakan hewan ternak yang menjadi primadona bagi para petani. Ternak kambing biasa mereka lakukan sebagai investasi dan juga simpanan apabila membutuhkan uang atau dana mendadak. Usaha ternak kambing jawa betina juga lebih mudah untuk proses jual belinya dibandingkan dengan ternak sapi. Untuk itu, yuk mulai usaha ternak kambing jawa betina. Untuk panduannya sudah kami rangkum pada uraian dibawah ini.

 

 

1. Kandang

Langkah pertama yang harus kamu siapkan tentu saja adalah kandang. Tanpa kandang, mustahil kita akan usaha ternak kambing jawa betina. Oleh karena itu, sebaiknya hal ini difikirkan sangat matang.

Sebelum memulai usaha ternak kambing jawa betina, tentu kamu harus mengetahui terlebih dahulu berapakah luas kandang yang harus kamu bangun. Gambarannya, untuk 1 ekor kambing. Luas petak yang dibutuhkan yakni 1 x 2 meter.

Dengan begitu, kamu akan bisa menimang-nimang berapa modal yang kamu perlukan dan berapa ukuran kandang yang sebaiknya kamu bangun.

 

 

2. Indukan

Pada dasarnya, usaha ternak kambing jawa betina ini merupakan ternak kambing calon indukan. Mengapa demikian?

Tentu semua orang yang memulai usaha ternak kambing betina yaitu yang diharapkan adalah anaknya atau keturunannya. Sehingga pada saat sudah besar bisa dijual sebagai keuntungan.

 

Untuk itu, pemilihan kambing jawa betina yang akan kita ternak tentu harus yang berkualitas. Selain itu, jangan lupa untuk membeli kambing pejantan agar kambing betina yang kita ternak dapat berkembang biak dan menghasilkan keuntungan.

 

 

3. Perawatan

Perawatan pada usaha ternak kambing jawab betina ini meliputi pemberian pakan, minum serta membersihkan kandang secara berkala. Untuk pakan kambing sendiri tentu kalian sudah paham. Karena ini skala menengah atau bahkan masih skala kecil rumahan. Maka sebaiknya diberikan pakan dedaunan atau rerumputan saja.

 

Untuk minum seperti biasa, pada saat sore hari silahkan berikan minum pada kambing secara berkala. Tambahkan sedikit garam pada air minumnya agar kambing lebih berselera. Jangan takut, kambing yang sering minum justru akan semakin baik dan semakin cepat pertumbuhannya.

 

Untuk perawatan kandang, kamu cukup membakar sisa-sisa makanan kambing yang berserakan dilantai maupun disekitar kandang kambing. Tetapi jika kamu akan mengolahnya menjadi kompos tentu akan lebih baik. Karena akan menambah nilai jual.

 

 

4. Perkawinan

Proses inilah yang ditunggu-tunggu pada saat memlihara atau usaha ternak kambing jawa betina. Yakni perkawinan dan menunggu kelahiran anak kambing yang nantinya akan mendatangkan keuntungan untuk peternak.

 

Agar kambing dapat berkembang biak atau beranak pinak. Maka perlu sekali untuk dicampurkan dengan pejantan dalam satu sekat kandang. Lakukan proses ini hingga 5 – 7 hari sampai pembuahan berhasil dilakukan oleh kambing pejantan.

 

Setelah itu, akan terlihat tanda-tanda kambing yang hamil. Yakni kantung susu pada kambing betina yang terlihat besar dan berisi. Biasanya tanda-tanda ini dapat diketahui setelah usia kehamilan kambing memasuki usia 1 sampai 2 bulanan.

Kambing jawa betina sendiri akan mulai dapat berkembang biak pada usia 6 – 8 bulan. Dan usia kehamilan kambing biasanya hanya 4 – 5 bulan saja.

 

 

Kalkulasi Ternak Kambing Jawa  Betina

Usaha ternak kambing jawa betina ini sangat menguntungkan sekali. Kambing yang kamu beli akan mulai menghasilkan keturunan setelah kamu pelihara minimal selama 1 tahun. Dan ini sangat pasti.jarang banget ada yang gagal.

 

Biasanya kambing jawa betina sendiri akan melahirkan 2 anak kambing yang nantinya siap kamu besarkan dan menghasilkan uang. Bayangkan saja jika kamu memiliki 10 ekor kambing jawa betina. Dalam satu tahun kamu akan panen 20 kambing yang siap dibesarkan dan dijual. 7 bulan kemudian, jika kambing itu harganya 600 ribu. Maka pendapatan kotormu adalah 12 juta.

 

Cukup menggiurkan bukan?

Yuk mulai untuk ternak kambing jawa betina sebagai investasi di rumah kita masing-masing. Yang tentunya akan sangat membantu apabila kamu membutuhkan dana mendesak.

Uni Media
Uni Media Menulis untuk berbicara dan mengenalkan diri kepada orang lain.