Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mendapatkan Lebih Banyak Calon Konsumen Atau Leads Dengan Strategi Marketing

Pernahkah anda para marketer yang merasa sudah menerapkan banyak sekali strategi marketing dalam mendapatkan konsumen, tetapi hasilnya tidak ada peningkatan? 

Bahkan malah tidak memiliki konsumen satu pun? 

Dan dalam fase ini biasanya seorang marketing akan merasakan capek. Serta biaya yang digunakan untuk memasarkan produk kita semakin menipis. 


Nah, untuk itu saya akan coba membantu anda cara untuk mendapatkan lebih banyak calon konsumen yang akan membeli produk atau menggunakan jasa yang anda tawarkan. Sehingga, kita berharap untuk kemajuan penjualan atau leads yang nantinya akan menambah keuntungan bagi bisnis anda. Cara ini bisa juga anda terapkan pada tempat kerja jika anda seorang marketing di sebuah perusahaan.  

Simak informasi cara mendapatkan konsumen berikut ini : 





Mendapatkan Konsumen Dari Strategi Marketing Yang Tepat

Yang perlu dipertanyakan jika produk atau income anda tidak pernah up setelah menerapkan strategi marketing. Tentu adalah strategi marketing yang anda pilih itu sendirilah yang perlu untuk dipertanyakan. Apakah strategi tersebut sudah tepat atau belum. Sehingga produk atau income tidak pernah naik. 


Dan banyak dari kita yang menanyakan "apa atau bagaimana strategi marketing yang tepat untuk memasarkan atau menaikan income dari produk saya?"

Menurut saya, pertanyaan tersebut kurang tepat. Seharusnya kita tidak memulai dari situ, ada beberapa pertanyaan yang harus mampu kita jawab sebelum menentukan strategi pemasaran yang tepat untuk dapat menaikkan income atau penjualan. 


Untuk itu, sebelum memilih strategi marketing yang tepat. Kita harus mampu menjawab beberapa pertanyaan penting berikut ini :



1. Siapa Target Market Anda?  

Langkah pertama untuk mendapatkan calon konsumen yang banyak tentu kita harus mengetahui siapa target market kita itu sendiri. Mengetahui target market itu sendiri akan sangat membantu untuk menerapkan promosi yang efektif. Dan juga dapat menghemat pengeluaran atau budget promosi.


Mungkin kamu berfikir bahwa produk yang kamu jual memiliki segmen atau market ke semua orang, tetapi hal ini sangat salah. Memang produk tersebut bisa digunakan oleh banyak orang, tetapi jika kamu tidak memiliki target yang yang spesifik. Maka promosi yang kamu lakukan akan tidak efektif dan membutuhkan biaya yang lebih besar.



2. Dimana Target Anda Berada?

Langkah selanjutnya untuk memperbanyak konsumen atau calon pembeli setelah mengetahui siapa target pembeli kita. Yang harus kita lakukan adalah mengetahui dimana target atau konsumen kita berada.


Hal ini sangat penting, karena untuk menentukan promosi yang efektif tentu kita harus mengetahui lokasi yang paling baik untuk mendapatkan prospek. Dengan begitu, maka kamu sebagai marketing harus mengetahui Dimana tempat mereka atau calon konsumen yang akan kamu presentasikan mengenai produkmu. Dengan begitu setelah mengetahui tempat yang memiliki audience yang sesuai maka promosi yang kamu lakukan akan efektif dan tepat sasaran.



3. Bagaimana Cara Mendapatkan Konsumen?

Langkah selanjutnya yang harus kamu pikirkan setelah mengetahui siapa target dan dimana target tersebut yaitu Bagaimana cara cara mengenalkan produk kita pada target konsumen yang telah kita ketahui tempat mereka berkumpul. Ini sangat penting karena jika kita tidak mengetahui bagaimana cara mendapatkan prospek atau calon konsumen, maka dua hal di atas yaitu mengetahui target dan tempatnya akan sia-sia.


Untuk Bagaimana cara mendapatkan konsumen ini tentu saja kamu harus mengetahui apa saja yang menjadi kelebihan dari produkmu. Sehingga Konsumen akan tertarik untuk menggunakan produk yang kamu tawarkan. Pada bagian ini banyak marketing pemula yang gagal dalam melaksanakannya. Mengapa?

Hal ini jelas sangat membutuhkan skill marketing dan juga keberanian untuk menawarkan dan berbicara di depan umum. Yang tentu saja pada orang-orang baru yang sebelumnya tidak kita kenal.



4. Apa Yang Bisa Kita Tawarkan Dari Produk Yang Kita Jual?

Setelah melewati tiga tahapan di atas, 1 hal yang harus kamu kuasai sebagai marketing adalah output atau manfaat dari produk yang kamu tawarkan. Selain itu kamu juga harus mengetahui Keunggulan apa yang dimiliki produkmu dari pesaing atau kompetitor lainnya. Dengan begitu, apabila kamu sudah paham tentang produk mu baik itu kelebihannya maupun fungsinya maka untuk menerapkan poin nomor tiga akan lebih mudah.



5. Kapan Waktu Yang Tepat?

Setelah melewati empat tahapan di atas, satu hal yang paling penting yang harus kita kuasai adalah Kapan waktu yang tepat untuk menawarkan produk kita pada calon konsumen. Hal ini sangat krusial untuk mendapatkan prospek. Kamu harus bisa membaca situasi, Apakah calon konsumen yang akan kamu tawarkan produkmu memiliki ketertarikan atau tidak.


Contoh yang paling sederhana adalah ketika ada orang menelpon, maka kamu sangat dilarang untuk menawarkan produk. 

Mengapa? 

Jika kamu memaksakan tentu saja calon konsumen tersebut akan merasa risih dan terganggu terhadap Keberadaanmu. Jika kamu memaksakan, maka yang terjadi adalah penolakan produk secara kasar dan itu bisa membuat mental kamu Down.


Jadi sebagai marketing yang baik kamu harus mampu membaca waktu dan situasi calon konsumen sehingga ketika kamu menawarkan produk akan didengarkan oleh konsumen. Tentu tidak enak bukan jika kamu tidak didengarkan ketika memberi informasi mengenai keunggulan produkmu? 

Selain itu, jika kamu melakukan hal ini maka penyampaian pesan yang efektif dalam promosi tidak akan tersampaikan ke konsumen dengan baik.


Itulah yang harus kamu pahami mengenai bagaimana cara mendapatkan konsumen pada saat promosi. Yang paling penting adalah bagaimana kamu mengasah mental untuk berbicara didepan umum dan dengan orang yang baru kamu kenal atau bahkan tidak pernah kamu kenal. Dan jangan lupa untuk tetap semangat jangan pernah menyerah karena menawarkan produk itu memang tidak semudah yang kita bayangkan. terlebih produk tersebut adalah produk baru.




Uni Media
Uni Media Menulis untuk berbicara dan mengenalkan diri kepada orang lain.