Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ternak Ayam Petelur Sistem Koloni Untuk Menghemat Biaya Kandang


Cara ternak ayam petelur sistem koloni bisa kita pilih untuk menghemat biaya pembuatan kandang. Pada umumnya ternak ayam petelur menggunakan kandang baterai. Tetapi dengan cara ini tentu saja modal yang dibutuhkan sangat banyak dan tergolong cukup berat untuk pemula yang masih mencoba memulai usaha ternak ayam petelur.

Ternak ayam petelur sistem koloni bisa kamu coba untuk menghemat biaya kandang tersebut. Pasalnya, kandang yang digunakan bukanlah kandang baterai. Bisa saja kandang postal atau litter dan kandang panggung. Tentu dari kedua kandang tersebut memiliki biaya pembuatan yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan kandang baterai.
Nah, lalu bagaimana cara ternak ayam petelur sistem koloni?
Untuk informasi lengkapnya silahkan simak uraian yang telah kami buat berikut ini




Ternak Ayam Petelur Sistem Koloni

Sewajarnya ternak ayam petelur sistem koloni menggunakan kandang baterai. Tetapi jika tidak memiliki modal yang cukup. Banyak peternak yang berfikir untuk mencari alternatif lain dalam hal penggunaan kandang. Yakni menggunakan kandang postal atau litter. Tujuannya memang baik. Yaitu memaksimalkan biaya untuk menekan modal  semaksimal mungkin. Yang menjadi pertanyaan. Apakah sistem ini dapat digunakan dengan maksimal. Maka dari itu mari kita bahas bersama.


Kelebihan Ternak Ayam Petelur Sistem Koloni

Jika kita memilih menggunakan cara ternak ayam petelur sistem koloni. Maka keuntungan yang bisa di dapatkan yaitu modal yang dikeluarkan sedikit. Sehingga biaya modal akan bisa kita gunakan untuk keperluan lain semisal vitamin maupun di alokasikan pada kebutuhan pakan ayam petelur itu sendiri.
Ternak ayam sistem koloni juga bisa menjadi pilihan utama para peternak pemula yang memiliki modal tidak cukup banyak. Dan bisa saja menjadi sarana ujicoba untuk kamu yang masih bingung dengan bisnis ini.


Baca Juga : Analisa Ternak Ayam Petelur 100 Ekor Yang Akurat


Kelemahan Ternak Ayam Petelur Sistem Koloni

Selain memiliki kelebihan dengan modal yang relatif lebih murah. Ternak ayam kampung sistem koloni juga memiliki kelemahan yang harus di waspadai oleh para peternak yang akan memulai usaha ternak ayam petelur menggunakan cara ini. Kelemahanya yaitu  lebih susah untuk melakukan kontrol pada ayam. Kebersihan juga lebih susah di kendalikan. Repot pada saat mengambil telur. Dan yang paling merugikan adalah bisa saja telur banyak yang rusak akibat di injak-injak oleh ayam itu sendiri. Atau bahkan ayam petelur menjadi stres karena setiap hari pemilik harus masuk ke kandang dan otomatis akan berinteraksi dengan mereka.

Tetapi ternak ayam petelur sistem koloni juga bukan pilihan yang buruk. Jika kamu menjadikan ternak ayam petelur ini sebagai usaha sampingan. Maka tidak ada salahnya untuk menggunakan sistem koloni. Untuk cara ternaknya tidak jauh berbeda dengan ternak ayam petelur menggunakan kandang baterai. Hanya saja untuk ternak ayam petelur sistem koloni ini kita harus selalu rajin dalam membersihkan kandang secara teratur.
Pemberian pakan juga harus dilakukan dnegan jadwal yang tepat.

 Baca Juga : Cara Membersihkan Kandang Ayam Petelur Yang Benar Sekaligus Penyemprotan Kandang Ayam Petelur Yang Benar


Yang perlu diperhatikan adalah saat akan mengambil telur ayam. Untuk ternak ayam petelur sistem koloni ini sebaiknya pada saat akan panen telur atau mengambil telur ayam dilakukan dnegan hati-hati. Pasalnya ayam buras bisa saja stres karena merasa di buru atau di kejar-kejar. Untuk menyiasatinya kamu bisa mengambil telur pada jam yang sama di setiap harinya. Sehingga ayam akan terbiasa dengan perilaku peternak.

Uni Media
Uni Media Menulis untuk berbicara dan mengenalkan diri kepada orang lain.