Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tanggapan Buya Yahya Dan Syafiq Riza Basalamah Mengenai Viralnya Hadis 15 Ramadhan 2020


Hadis dukhon di bulan 15 bulan ramadhan 2020 ini telah menjadi perbincangan publik ditengah mewabahnya virus corona. Banyak sekali masyarakat yang telah membagikan informasi ini baik di media sosial maupun lewat pesan berantai.

Memang jika kita baca secara seksama bahwa hadist ini sangat menarik dan juga mengerikan. Bagaimana tidak, di hadist tersebut menyebutkan bahwa dukhon adalah asap tebal yang akan menyelimuti dan menggelapkan bumi selama 40 hari. Yang sebutkan karena adanya meteor menghantam bumi nanti.



Jangkaan dukhon berlaku adalah di pertengahan bulan puasa di waktu subuh. Gelap dukhon nanti dikatakan seperti gelap nabi Yunus dalam perut ikan nun. Dikatakan juga pada masa itu semua elektrik dan teknologi di dunia akan selamanya padam buat semuanya.
Hal ini disebabkan karena meteor tersebut adalah sejenis zat besi neutral yang akan membuatkan daya tarikan besi-besi lumpuh buat selamanya. Komputer dan kereta semuanya tidak berfungsi lagi.

Bagi orang-orang yang beriman makanan padanya pada masa itu adalah ZIKIR. Masa bergelap nanti bacalah sebanyak-banyaknya
“lailahaillanta subhanaka inni kuntuminazzalimin”

Kira-kira seperti diatas lah potongan hadist yang mengerikan itu. Sebenarnya dukhon memang benar adanya. Tetapi untuk kapan terjadinya kita tidak mengetahuinya. Bisa saja besok atau lusa kita tidak akan mengetahuinya.
Lalu bagaimana tanggapan dari dua ustad di Indonesia mengenai hadist yang sedang viral ini ?

Berikut dari Buya Yahya
Buya Yahya mengatakan bahwa mengenai dukhon di 15 ramadhan itu hanyalah cerita. Memang betul bahwa hari kiamat tidak akan tiba sebelum tanda-tanda kiamat datang. Yakni 10 tanda kiamat yang diantaranya ada kemunculan dajjal dan dukhon.
Untuk mengetahui penuturan dari Buya Yahya bisa selengkapnya di saksikan melalui kanal yotube milik beliau.

Sementara itu, Ustad Syafiq Riza Basalamah juga menuturkan penjelasannya mengenai cerita dukhon di 15 ramadhan 2020 ini. Penjelasan beliau juga di unggah di kanal youtube miliknya. Menurut beliau cerita seperti itu memang menyenangkan dan banyak di tonton oleh banyak orang

“Tapi bagaiaman jika cerita itu bohong dan dusta? Maka kita tidak akan suka dengan pelakunya” tuturnya.

“Maka dari itu, perlu dicamkan oleh siapa saja yang telah mengetahui penjelasan ini, bahwasannya tidak boleh baginya menyebarkan hadits batil tersebut. Bahkan wajib baginya merobek, membinasakan, dan memperingatkan (orang lain) akan kebatilannya” lanjutnya. Untuk selengkapnya sudah di unggah di kanal youtube Ustad Syafiq Riza Basalamah.

Dari penjelasan kedua ustad diatas tentu saja sudah bisa kita ambil hikmahnya bahwasannya dukhon memang benar adanya. Tetapi waktunya kapan memang kita tidak mengetahuinya. Dan dijelaskan pula bahwa hadis yang viral terkait dukhon di 15 hari bulan ramadhan 2020 merupakan hadist palsu.

Untuk kamu yang sudah share berita tersebut, silahkan berikan klarifikasi atau bisa langsung share berita ini sebagai bentuk klarifikasi. Jangan lupa untuk tetap bertaqwa kepada Allah dengan sebaik-baiknya. Dan jalankan semua perintah serta larangan-larangannya. Semoga kita semua termasuk kedalam golongan orang-orang yang beriman dan senantiasa mendapatkan perlindungan dari-Nya.

Uni Media
Uni Media Menulis untuk berbicara dan mengenalkan diri kepada orang lain.