Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Ternak Cucak Ijo Untuk Mendapatkan Hasil Yang Maksimal


Cara ternak cucak ijo memang tidak semudah ternak burung kicau yang lain. Ternak cucak ijo ini lumayan susah untuk diterapkan. Dan tingkat keberhasilannya pun cukup rendah. Sehingga untuk mendapatkan hasil yang maksimal untuk ternak cucak ijo pun para peternak mengaku kesulitan. Hal inilah yang membuat burung cucak ijo memiliki harga yang sangat mahal.

Pada artikel kali ini akan kami berikan informasi mengenai cara ternak cucak ijo yang bisa memberikan hasil maksimal. Dengan begitu, para peternak cucak ijo atau yang masih baru akan memulai usaha ternak cucak ijo bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal pula. Untuk informasinya sebagai berikut.


Cara Ternak Cucak Ijo Untuk Mendapatkan Hasil Yang Maksimal


Cara Ternak Cucak Ijo Dengan Hasil Yang Maksimal

Usaha ternak cucak ijo merupakan salah satu usaha ternak burung kicau yang memiliki prospek sangat baik. Pasalnya burung ini sangat diminati oleh masyarakat. Dan burung cucak ijo sendiri juga memiliki harga jual yang sangat mahal dipasaran. Tentu hal ini akan sangat menguntungkan apabila kita berhasil mengembangkan usaha ternak cucak ijo dengan maksimal.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari usaha ternak cucak ijo, tentu kita juga harus menggunakan langkah dan step by step yang maksimal pula. Untuk itu, kami akan memberikan informasi rangkuman mengenai cara ternak cucak ijo dengan hasil yang maksimal khusus buat para peternak cucak ijo di Indonesia. Yuk simak informasinya berikut ini:


1. Memilih Indukan

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk memulai usaha ternak cucak ijo yaitu dengan memilih indukan. Untuk memulai usaha ternak, baik itu ternak cucak ijo maupun usaha ternak yang lain. Semuanya tentu harus melalui proses pemilihan induk terlebih dahulu. Karena untuk memilih indukan ini merupakan langkah yang paling menentukan. Jika indukan berkualitas, maka hasil yang akan kita dapatkan juga akan berkualitas.

Untuk memilih indukan cucak ijo yang berkualitas, biasanya para peternak berpatokan pada umur. Umur yang baik untuk indukan cucak ijo yakni diatas 2 tahun. Umur ini dirasa sudah cukup untuk dimulai perjodohan. Jika umur cucak ijo dibawah 2 tahun, dikhawatirkan fisiknya terlalu lemah untuk dilakukan proses breeding.


2. Tahap Penjodohan

Langkah selanjutnya untuk memulai usaha ternak cucak ijo yaitu tahap penjodohan. Tahap ini harus dilakukan. Bahkan tidak hanya pada usaha ternak cucak ijo saja. Melainkan pada usahat ternak burung kicau lainnya juga harus melalui tahapan ini. Dan inilah tahapan yang juga sangat menentukan. Jika kita gagal menjodohkan cucak ijo, maka usaha ternak cucak ijo kita bisa dikatakan gagal.

Untuk cara penjodohan cucak ijo sendiri telah kami rangkum dengan lengkap. Berikut ini tips untuk menjodohkan cucak ijo agar cepat berjodoh:
  • Siapkan dua sangkar yang berbeda dan saling dekatkan.
  • Masukan kedua indukan pada masing-masing sangkar tersebut
  • Biarkan kedua burung saling mengenal terlebih dahulu.
  • Tunggu hingga mereka saling sahut menyahut, jika seperti ini cucak ijo tersebut sudah berjodoh.



3. Perawatan Dan Proses Peternakan Cucak Ijo

Langkah selanjutnya dalam usaha ternak cucak ijo yaitu dengan cara melakukan perawatan rutin. Baik pada saat cucak ijo sudah mengeluarkan telur maupun belum mengeluarkan telur. Semua harus dilakukan dengan isentif agar usaha ternak cucak ijo yang kita lakukan tidak sia-sia.

Untuk kebutuhan pakan sendiri, pada ternak cucak ijo ini sebaiknya kita mengontrol ketersediaan pakan di setiap harinya. Pakan yang harus disiapkan yaitu pakan berupa voer untuk pakan utamanya. Jangan sampai kekurangan pakan ini didalam sangkar atau tempat penangkaran cucak ijo tersebut.
Selain itu, sediakan juga pakan berupa buah-buahan, sayuran dan serangga sebagai pakan tambahan cucak ijo ketika masa pengeraman nantinya.

Pada saat memasuki proses pengeraman, sebaiknya cucak ijo jangan diberikan pakan EF. Karena hal ini akan membuat cucak ijo menjadi agresif. Pada saat ini pejantan biarkan saja masih berada dikandang atau di sangkar penangkaran. Biasanya pejantan tersebut akan mencarikan makan untuk betinanya pada saat proses pengeraman.

Setelah telur menetas, kurang lebih selama 14 hari. Biarkan anak tersebut dirawat oleh indukannya selama 10 hari. Setelah itu, anda bisa mengambilnya dan merawatnya sendiri. Untuk usia ini anda sudah bisa memberikan pakan jangkrik agar anakan cucak ijo cepat besar.

Itulah cara ternak cucak ijo yang bisa kami berikan untuk anda. Secara garis besar, yang paling berpengaruh pada keberhasilan ternak cucak ijo ini adalah pada saat proses penjodohan. Apabila anda bisa melewati fase ini dengan sukses tenu hasil yang akan anda dapatkan akan lebih maksimal.