Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Ternak Cacing Yang Mudah Diterapkan Untuk Hasil Maksimal


Cara ternak cacing sebenarnya sangat mudah dan tidak membutuhkan modal yang banyak. Pasalnya ternak cacing itu sendiri tidak begitu memerlukan perawatan. Bahkan sebenarnya pakan ternak cacing adalah kotoran hewan atau limbah sayuran pasar yang tentu saja harganya sangat murah. Jadi untuk potensi kerugian sangatlah minim.


Cara Ternak Cacing Yang Mudah Diterapkan Untuk Hasil Maksimal


Mungkin kendala untuk ternak cacing yaitu proses pemasarannya yang masih sedikit sulit. Karena belum banyak market yang bisa digunakan untuk menjual cacing hasil produksi rumahan atau hasil ternak. Terutama untuk daerah yang berada di luar pulau jawa. Tentu untuk menjual cacing hasil panennya akan sedikit mengalami kesulitan. Tetapi hal tersebut tidaklah masalah. Yang terpenting adalah bagaimana caranya kita berhasil menerapkan ilmu ternak cacing. Karena jika sudah panen pun cacing ini juga bisa kita gunakan sebagai pakan ikan lele sebagai pakan alternatif untuk mengurangi biaya produksi.

Berikut ini kami sudah berikan rangkuman lengkap terkait dengan cara ternak cacing tanah agar hasil yang maksimal. Untuk mengetahui informasi lengkapnya silahkan simak informasi berikut ini:


Cara Ternak Cacing Dengan Hasil Yang Maksimal

Ternak cacing menjadi salah satu usaha peternakan yang sedang tren dan membutuhkan modal yang paling sedikit diantara usaha ternak lainnya. Dan tingkat keberhasilannya pun sangat tinggi. Untuk mencoba usaha ternak caing, berikut panduannya telah kami rangkum buat anda:


1. Persiapan Media Ternak Dan Kandang

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk memulai usaha ternak cacing tanah yaitu dengan menyiapkan media dan kandangnya itu sendiri. Untuk usaha ternak cacing tanah, kandang yang digunakan bukanlah kandang pada usaha ternak lainnya. Melainkan hanya menggunakan nampan atau kotak-kotak kecil untuk memulainya. Untuk lebih lengkapnya berikut sudah kami rangkum untuk menyiapkan kandang dan juga medianya.
  • Kandang berupa box kecil seperti nampan dengan ukuran 90 x 50 x 30 cm. Sebenarnya untuk ukuran luasnya disesuaikan dengan ukuran luas lahan kita. Tetapi yang ideal ada dengan ukuran yang kami berikan. Karena lebih mudah dalam pengawasan dan juga pemanenan.
  • Untuk efisiensi, gunakanlah rak untuk menyusun kandang atau box tadi.
  • Pastikan ph tanah untuk ternak cacing ini normal, yaitu diantara 5,5 – 7,5
  • Setelah itu, isikan dnegan tanah humus setebal 5 – 10 cm. Usahakan tanah tersebut lembab dan tidak terkena sinar matahari. Caranya yaitu dengan membasahi media menggunakan sedikit air.



2. Persiapan Bibit Cacing

Langkah selanjutnya yaitu persiapan bibit cacing. Untuk melakukan persiapan bibit cacing ini, biasanya para peternak membelinya di toko pembibitan cacing. Tetapi jika anda masih mencoba untuk memulai usaha ini. Sebaiknya saran dari kami lebih baik untuk mencari cacing di kotoran sampah atau di tanah gembur.
Untuk cara yang bisa anda lakukan sebagai berikut:
  • Cari bibit cacing taah atau beli pada toko penyedia cacing tanah hidup.
  • Setelah itu masukan cacing tersebut ke dalam box atau kandang yang telah kita siapkan sebelumnya.
  • Beri pakan terus menerus selama 2 bulan. Biasanya setelah 2 bulan cacing akan berkembang biak. Jika seperti kita tinggal memindahkan cacing ke dalam media-media yang telah disiapkan untuk memperbanyak produksi cacing tanah.



3. Proses Ternak Cacing

Setelah kita memiliki bibit cacing seperti langkah pembibitan yang telah kita rangkum diatas. Selanjutnya adalah memulai usaha ternak cacing tanah dengan skala besar. Syaratnya adalah kita mampu merawatnya dan juga telah menyediakan peralatan baik kandang atau box dan juga bibit cacing tanah tersebut. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
  • Siapkan box atau kandang dan media seperti yang telah kami tulisakan diatas.
  • Selanjutnya masukan bibit cacing. Untuk 1 box isi dengan bibit cacing sebanyak kurang lebih 100 ekor
  • Setelah itu, pastikan setiap 3 jam sekali anda periksa. Jika cacing tanah masih sering keluar atau berada dipermukaan tanah. Pertanda media yang kita gunakan belum tepat. Bisa terlalu kering maupun terlalu basah.
  • Setelah itu berikan pakan secara rutin setiap 1 hari sekali dengan bokashi atau bisa juga menggunakan pupuk kompos.


Untuk masalah panen, usaha ternak cacing tanah ini biasa dipanen dalam 2 – 3 bulan. Setiap 100 ekor cacing akan menghasilkan kurang lebih 1.000 ekor cacing. Usahakan jangan semua box atau kandang di panen. Tetapi sisakan untuk pembibitan pada siklus peternakan selanjutnya. Jangan lupa juga untuk proses pemberian pakannya gunakan pakan yang sudah hampir terurai. Sehingga caing akan mudah untuk memakannya.