Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis-Jenis Pohon Bidara Yang Umum Di Temui Beserta Ciri-Cirinya

Banyak sekali jenis pohon bidara. Mungkin sebagaian orang hanya mengetahui jenis bidara arab saja. Padahal sebenarnya tidak hanya itu. Karena ada beberapa jenis pohon bidara yang ternyata juga berasal dari negeri Cina dan juga Filipina.

Jenis-jenis pohon bidara ini bisa kita temui sebagian di Indonesia. Karena sudah banyak yang mulai membudidayakan beberapa jenis pohon bidara ini. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak jenis-jenis pohon bidara yang umum ditemui dan juga ciri-cirinya.

1. Bidara Arab (Sidr)

Jenis-Jenis Pohon Bidara Yang Umum Di Temui Beserta Ciri-Cirinya

Jenis pohon bidara yang pertama yaitu pohon bidara yang berasal dari negara Arab. Atau biasa kita menyebutnya dengan pohon bidara arab (sidr). Pohon bidara arab merupakan jenis bidara yang memiliki banyak manfaat. Dan manfaatnya sendiri sudah dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Saba ayat 16. Selain itu, bidara arab juga sering digunakan untuk proses Ruqiah.

Ciri-ciri bidara arab (sidr) sebagai berikut :
  • Daun bidara arab berbentuk oval dengan gerigi pada sekelilingnya. Sementara warnanya yaitu hijau pada bagian bawah dan atas daun. Bukan hijau yang mengkilap.
  • Pada bagian dahannya memiliki duri menyerupai duri tanaman jeruk nipis.
  • Batang pohon bidara arab memiliki warna coklat
  • Buahnya memiliki ukuran yang kecil seperti kelereng dengan warna hijau pada saat masih mentah dan berwarna merah ketika sudah matang. Buahnya ini  juga baik untuk kesehatan.


2. Biadara Putsa (Apel India)


Jenis pohon bidara yang selanjutnya yaitu bidara putsa atau biasa dikenal oleh masyarakat sebagai apel India. Buahnya memang mirip sperti apel, sehingga disebut apel india. Ciri-ciri bidara putsa atau apel india sebagai berikut :
  • Daunnya sama seperti jenis bidara arab, namun memiliki ukuran yang lebih besar dan warna daunnya hijau mengkilap serta pada bagian bawahnya berwarna putih dengan tekstur yang lebih kasar.
  • Durinya tidak sebanyak bidara arab. Selain itu, ukuran durinya sangat pendek tidak seperti duri bidara arab yang berukuran panjang-panjang.
  • Buahnya seperti buah apel dengan ukuran sebesar bola golf yang berwarna hijau. Rasa buah ini manis seperti buah apel.


3. Bidara Laut


Jenis bidara yang selanjutnya yaitu pohon bidara laut. Jenis pohon bidara ini juga sering disebut begol oleh masyarakat. Bidara ini memiliki bunga yang muncul dari ketiak daun yang berbentuk payung menggarpu berwarna kuning dan aromanya cukup harum. Habitatnya berada di dekat pantai. Untuk ciri-ciri bidara begol sebagai berikut :
  • Daunnya berbentuk sedikit bulat namun tidak oval. Tidak memiliki gerigi dibagian keliling daun dan berwarna hijau yang tidak mengkilap. Panjang daunnya mencapai 29 cm dan lebarnya 2 cm.
  • Memiliki duri seperti bidara arab pada bagian batang dan dahannya. Namun ukuran duri bidara laut ini lebih besar dari duri bidara arab.
  • Buahnya berwarna kuning pada saat sudah matang maupun masih muda. Tetapi rasanya asam.


4. Bidara Cina (Ziziphus Jujuba)


Pohon bidara ini adalah pohon bidara yang paling rindang diantara jenis pohon bidara lainnya. buahnya sama seperti buah apel. Sementara pohonnya mampu mencapai ketinggian antara 5 – 10 meter. Ciri-ciri bidara cina sebagai berikut :
  • Memiliki bunga yang menampilkan 5 kelopak bunga berwarna hijau kekuningan.
  • Buahnya berbentuk oval dan berwarna hijau serta dapat dimakan. Hampir mirip buah apel. Jika sudah matang berwarna coklat kehitaman dan akan keriput. Mirip seperti buah kurma.


5. Bidara Upas


Jenis pohon bidara ini merupakan bidara yang tidak berduri. Bidara upas berasal dari negara Filipina. Untuk ciri-cirinya sebagai berikut :
  • Memiliki daun yang lebar berawarna hijau tua dan berbetnuk seperti pangkal hati.
  • Memiliki umbi yang dapat dimaakn dan berwarna kuning kecoklatan.
  • Warna bunga bidara upas umumnya putih.
  • Tinggi tanaman mencapai 5 meter lebih.
  • Manfaat dari daun bidara upas yaitu untuk mengobati diabetes, kencing batu dan syphilis.

Uni Media
Uni Media Menulis untuk berbicara dan mengenalkan diri kepada orang lain.