Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Terbaru Menanam Kencur Untuk Hasil Yang Maksikmal Dan Untung Banyak

Cara menananm kencur yang benar sesuai dengan standar harus diketahui oleh setiap orang. Sehinga cara menanam kencur yang mereka terapkan tepat dan sesuai dengan prosedur. Cara menanam kencur ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan cara menanam tanaman lainnya seoerti jahe. Pada prinsipnya semua tahapannya sama.

Bagaimana cara menanam kencur yang baik sesuai prosedur ?
Semua akan kami bahas secara lengkap pada uraian kali ini. Silahkan simak sampai selesai cara menanam kencur yang baik dan benar.


Cara Terbaru Menanam Kencur Untuk Hasil Yang Maksikmal Dan Untung Banyak
Gambar kencur 


Kita sendiri bisa menanam kencur pada dataran rendah sampai kawasan pegunungan. Kencur juga akan tumbuh dengan baik apabila di tanam ditanah yang gembur dan mengandung banyak unsur hara. Untuk kontur tanah yang tepat dalam menanam kencur yaitu tanah yang memiliki tekstur sedikit berpasir.

Karakteristik kencur yang memiliki daya tahan sangat baik, sehingga secara tidak langsung cara menanam kencur akan lebih mudah dari yang kita bayangkan. Rimpang kencur akan tetap hidup meskipun berada dalam kondisi yang minim air sekalipun. Dan ketika kebutuhan air terpenuhi, rimpang yang sudah mengering akan tumbuh kembali.

Untuk lebih jelasnya, silahkan simak langkah-langkah cara menanam kencur yang benar sesuai prosedur berikut ini.


1. Bibit Kencur

Cara menanam kencur yang pertama yaitu menyediakan bibit yang berkualitas  terlebih dahulu. Bibit ini sangat menentukan tingkat pertumbuhan kencur nantinya. Sehingga sangat disarankan untuk menggunakan bibit yang benar-benar memiliki kualitas terbaik.

Bibit kencur bisa diambil dari rimpang segar yang usianya sudah cukup tua. Pemilihan bibit tersebut tidak boleh asal-asalan. Sebaiknya lakukan penyortiran terlebih dahulu berdasarkan mutunya. Pisahkan bibit yang baik dan yang tidak lolos. Bibit yang dinyatakan lolos atau baik selanjutnya diletakkan di tempat yang gelap. Tujuannya untuk mempercepat pertumbuhan tunas awal. Biasanya memakan waktu sekitar 1 hingga 2 minggu.


2. Pengolahan Lahan

Pengolahan ini sangat diperlukan untuk menyiapkan media tanam terbaik untuk bibit kencur. Salah satu cara menanam kencur yang paling penting yaitu pengolahan lahan ini. Dan biasanya dilakukan dengan sebaik mungkin agar pertumbuhan kencur menjadi lebih optimal.
Untuk cara pengolahan lahan dalam menanam kencur sebagai berikut :
  • Cangkul tanah sedalam 20-30 cm
  • Setelah itu buat beberapa bedengan tanam dengan ukuran lebar 1-2 m dan panjang menyesuaikan kondisi lahan.
  • Buat lubang tanam sedalam 5-7 cm dengan jarak antar lubang 80 x 40 cm
  • Buat juga saluran irigasi untuk mencegah tergenangnya air ketika musim penghujan tiba.


3. Pemupukan Dasar

Langkah selanjutnya dalam menanam kencur yakni pemupukan dasar. Pemupukan dasar ini dilakukan pada saat bersamaan dengan pegolahan lahan. Tujuannya yaitu untuk mempersiapkan kandungan nutrisi dan unsur hara dalam media tanam sebelum ditanami bibit kencur. Pupuk yang dipakai sebaiknya adalah pupuk organik. Bisa pupuk kandang atau juga bisa mneggunakan pupuk kompos. Caranya yaitu cukup mencampurkan pada seluruh permukaan bedengan yang telah diolah sebelumnya.

Untuk meningkatkan produktivitas tanaman kencur, kita juga bisa menggunakan pupuk urea, KCL dan TSP. Pemberian pupk urea dan KCL ini dilakukan sebanyak 2 kali per masa tanam. Tepatnya pada penanaman bibit dan pada saat tanaman kencur berumur 45 hari. Sedangkan untuk pupk TSP diberikan pada saat penanaman bibit saja. Yaitu pada tahap awal. Untuk dosis gunakan pada petunjuk pemakaian yang tertera pada kemasan pupuk tersebut.

4. Penanaman Bibit

Langkah selanjutnya untuk cara menanam kencur yaitu proses penanaman bibit. Penanaman bibit kencur ini yang paling baik pada saat pagi hari. Dan sebaiknya pada saat awal musim penghujan. Cara menanam bibit kencur yang baik sebagai berikut :
  • Ambil rimpang kencur yang telah disiapkan sebelumnya
  • Masukan satu rimpang pada setiap lubang tanamn yang telah dibuat sebelumnya, lalu tutup kembali menggunakan media tanam.
  • Pastikan posisi tunas dari rimpang kencur menghadap tegak ke atas


Baca Juga:




5. Pemeliharaan Tanaman

Langkah selanjutnya dalam menanam kencur yaitu perawatan tanaman. Pada cara menanam kencur, perawatan yang dilakukan yaitu penyiraman rutin apabila memasuki musim kemarau. Penyiraman ini bisa dilakukan sekali dalam sebulan. Yang terpenting jangan terlalu sering melalukan penyiraman, karena kencur justru akan membusuk jika terlalu banyak air.
Selain penyiraman, kita juga harus melakukan penyiangan. Penyiangan ini berguna untuk membasmi gulma yang ada di sekitar tanaman kencur. Caranya cukup mudah, yaitu dengan cara mencabutnya meggunakan tangan kosong maupun bisa juga menggunakan alat bantu.

Setelah kedua langkah tersebut dilakukan, langkah selanjutnya dalam perawatan ini yaitu pengendalian OPT. Pengendalian OPT ini sangat dibutuhkan oleh tanaman kencur. Agar kencur dapat tumbuh maksimal tanpa ada gangguan dari hama. Seperti ulat pemakan daun karana Diocoles dan Pesfolus. Untuk mengatasi ini kita bisa menggunakan Nogos 50 EC. Semprotkan insektisida tersebut ke daun kencur yang terindikasi terserang penyakit ulat daun.


6. Panen

Tahap terakir dan yang paling ditunggu-tunggu pada budidaya kencur. Panen ini dilakukan pada saat musim kemarau. Yaitu bersamaan pada saat tanaman kencur mati suri atau mengering sementara. Cara panennya cukup mudah. Yaitu dengan membongkar media tanam lalu ambil rimpang-timpang kencur. Sisihkan dan bersihkan lalu jual kepada pengepul kencur disekitar kita.
Uni Media
Uni Media Menulis untuk berbicara dan mengenalkan diri kepada orang lain.