Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Ternak Belut Rumahan Agar Untung Banyak Dengan Modal Sedikit

Banyak yang tertarik untuk masuk ke dalam usaha ternak belut. Untuk mereka yang masih pemula, biasanya ternak belut rumahan menjadi pilihan yang paling banyak diminati. Alasannya adalah modalnya yang tidak relatif banyak dan lebih terjangkau. Selain itu, jika mengalami kerugian pun tidak akan membuat stress karena modal yang keluar tidak begitu banyak.



Memang alasan yang tepat jika kita sebagai pembudidaya pemula memilih ternak belut rumahan. Selain untuk usaha sampingan, ternak belut rumahan juga bisa dijadikan sebagai ajang belajar atau mencari pengalaman. Terutama pada dunia ternak belut.
Untuk cara lengkap usaha ternak belut rumahan dapat dilihat pada uraian dibawah ini :

Bahan dan peralatan yang dibutuhkan :
  • Tong bekas atau drum bekas yang tidak bocor sebagai kolam ternak belut rumahan
  • Pipa pvc (paralon) secukupnya
  • Media hidup belut


Cara Ternak Belut Rumahan

Langkah pertama dalam usaha ternak belut rumahan yaitu tahap persiapan media untuk belut itu sendiri. Kita tahu bahwa belut bukan seperti hewan air lainnya semisal ikan yang bisa hidup langsung dalam air. Belut membutuhkan media lumpur sebagai tempat tinggalnya. Cara pembuatan media untuk ternak belut rumahan sebagai berikut :
  1. Langkah pertama yaitu letakan tong yang sudah dibelah pada tempat yang datar.
  2. Beri lubang pada samping kanan dan kiri sebagai tempat keluar masuknya air.
  3. Ganjal pada bagian bawah drum atau tong agar tidak menggelinding.
  4. Pada bagian bawah tong atau drum, buat saluran pembuangan. Setelah kolam selesai dibuat, langkah selanjutnya siapkan medianya.
  5. Tambahkan lumpur dengan ketebalan 10 cm
  6. Setelah itu tambahkan jerami diatasnya dengan ketebalan 10 cm juga. Lalu tambahkan pula pelepah pisang yang sudah layu dan sudah dipotong-potong setebal 10 cm.
  7. Lapisan selanjutnya adalah taburan tanah setebal 5 cm lalu tambahkan air setinggi 10 cm.


Setelah media sudah selesai, selanjutnya adalah penebaran benih belut. Pelihara belut seperti pada ternak belut pada umumnya. Beri makan sesuai dengan jadwal yang tepat. Dan silahkan tunggu hingga masa panen selama kurang lebih lima sampai enam bulan.

Sedangkan untuk pakan, sebaiknya gunakan pakan yang berasal dari alam agar lebih hemat. Atau bisa juga menggunakan cacing tanah hasil ternak sendiri. tentu akan lebih menguntungkan jika anda menggunakan cacing tanah hasil ternak sendiri. karena biaya pakan dapat dipangkas lebih kecil dan keuntungan akan lebih banyak bukan ?