Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Pembibitan Belut Yang Mudah Dengan Hasil Yang Maksimal

Cara pembibitan belut yang mudah tentu sangat di inginkan oleh para pelaku usaha budidaya belut. Karena akan lebih efisien dan tentu saja sangat efektif untuk meningkatkan produktivitas hasil budidaya belutnya. Jika kalian tertarik untuk melakukan pembibitan belut sendiri di rumah, silahkan simak informasi cara pembibitan belut yang akan kami berikan informasinya pada uraian dibawah ini.

pembibitan belut

Sebelum masuk ke dalam cara pembibitan belut yang mudah untuk diterapkan. Sedikit informasi bahwa komoditas belut ini memiliki permintaan pasar yang sangat tinggi. Sehingga kita tidak perlu khawatir dengan prospek kedepannya. Dan kabar baiknya, hingga saat ini pemenuhan produksi belut belum mencukupi permintaan atau kebutuhan pasar.

Dalam proses pembibitan belut, ada beberapa langkah dan juga beberapa bagian yang memang harus kita perhatikan secara teliti. Karena belut ini sangat sensitif dan bahkan mudah sekali mengalami stress. Untuk lebih lengkapnya terkait dengan cara pembibitan belut,berikut ini kami berika informasi lengkapnya untuk anda :


1. Persiapan Induk Belut

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam pembibitan belut adalah menyiapkan indukan belut itu sendiri. Indukan belut untuk proses pembibitan belut bisa kita dapatkan di alam liar ataupun bisa membelinya di balai perikanan terdekat. Tetapi kami sarankan untuk membelinya saja. Karena biasanya indukan belut yang berasal dari alam liar akan lebih sulit untuk digunakan sebagai indukan pada pembibitan belut.

Sebelum dipelihara, sebaiknya pisahkan belut yang sakit atau terluka pada saat proses pengiriman. Setelah semua sembuh dan indukan dirasa sudah sehat. Langkah selanjutnya yaitu dengan memeliharanya dalam satu wadah didalam kolam khusus indukan. Kita bisa menggunakan drum bekas sebagi kolam untuk indukan belut ini.

Tujuan dipelihara secara bersamaan yaitu agar nantinya indukan belut-belut tersebut dapat matang gonad secara bersamaan. Sehingga dapat dilakukan proses pembibitan belut secara serentak dengan hasil yang lebih optimal.

Pemeliharaan indukan belut dilakukan dalam kolam air bersih. Tidak perlu menambahkan media lumpur dalam kolam indukan belut ini. Dan usahakan untuk menggunakan air mengalir. Jika tidak memungkinkan, usahakan gunakan air yang bersih dan kaya akan kandungan oksigen terlarut. Selain itu, tambahkan pula pelepah pisang sebagai tempat berlindungnya belut-belut tersebut.

Berikan pakan pada indukan belut dengan pellet sehari sekali pada sore menjelang malam hari. Tambahkan pula pakan alami yang berupa keong mas dipotong kecil-kecil atau bisa juga menggantinya dengan cacing tanah dan ikan rucah. Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan kolam indukan agar nantinya bibit belut yang dihasilkan terbebas dari penyakit.


2. Persiapan Media Pembibitan Belut

Setelah indukan belut dipelihara hingga matang gonad dan siap dilakukan proses pembibitan belut. Langkah selanjutnya yang harus kita lakukan adalah dengan menyiapkan tempat khusus pembibitan. Atau biasa disebut sebagai media pembibitan belut. Usahakan pembuatan media pembibitan belut ini tidak dilakukan secara mendadak. Karena prosesnya lumayan lama.
Untuk bahan yang harus disiapkan diantaranya :
  • Jerami
  • Pupuk kandang
  • Pelepah pisang
  • Lumpur
  • Dekomposer/EM4

Setelah semua bahan diatas tersedia, lakukan pembuatan tempat untuk media pembibitan belut dengan benar. Sesuai dengan tempat pemijahan alami belut di alam liar. Caranya yaitu sebagai berikut :
  • Pada lapisan paling bawah media pembibitan belut ini di isi dengan jerami dengan ketebalan sekitar 10-15cm
  • Setelah itu masukan pupuk kandang diatas lapisan jerami denga ketebalan sekitar 10-15 cm juga
  • Tambahkan lapisan selanjutnya dari pelepah pisang setebal 10 cm
  • Setelah itu masukan larutan EM4/dekomposer dengan dosis disesuaikan
  • Setelah itu tutup rapat dan biarkan media terfermentasi selama satu bulan
  • Biasanya setelah satu bulan media sudah terfermentasi dengan sempurna. Silahkan buka penutup media lalu tambahkan dengan lumpur sawah setebal 10-15cm
  • Setelah itu tambahkan air dengan kedalaman 5-10 cm dari permukaan lapisan paling atas (lumpur)
  • Biarkan media selam 2 minggu hingga siap untuk digunakan sebagai media pembibitan belut
  • Cara melihat media sudah siap atau belum, silahkan tusuk dengan ranting sampai ke dasar media. Jika muncul busa dan tercium bau menyengat bertanda media belum siap untuk digunakan.



3. Pemilihan Induk Yang Siap Dilakukan Proses Pembibitan

Setelah kedua langkah diatas selesai anda lakukan, langkah selanjutnya adalah proses seleksi indukan yang siap untuk dipijahkan. Proses ini sangat penting untuk dilakukan, karena tidak semua induk yang kita pelihara tadi siap untuk dilakukan proses pembibitan belut. Untuk prosesnya sebagai berikut :

Belut jantan

  • Bentuk kepala terlihat tumpul seperti busur
  • Warna kulit agak gelap
  • Panjang tubuh yang ideal untuk dipijah sekitar 30-40 cm atau lebih


Belut Betina :

  • Bentuk kepala kecil dan runcing
  • Warna kulit lebih cerah dari belut jantan
  • Panjang tubuhnya dibawah 30 cm tetapi diatas 20 cm


4. Proses Pembibitan Belut

Setelah didapatkan indukan belut yang siap untuk proses pembibitan belut, maka kita dapat langsung melakukan pembibitan belut pada kolam atau media yang telah disiapkan sebelumnya. Untuk cara lengkapnya sebagai berikut:
  • Masukan indukan betina dan jantan ke dalam kolam atau media pembibitan belut yang telah kita buat sebelumnya. Dengan perbandingan jantan : betina ( 1 : 5 ).
  • Berikan pakan alami kedalam media pembibitan belut, jangan sampai telat. Berikan potongan keong atau ikan rucah pada sore hari karena belut adalah hewan nocturnal.
  • Setelah 2 minggu, tusuk media dengan ranting pada beberapa titik. Jika muncul gelembung bersih maka pertanda pemijahan belut sedang berlangsung.
  • Setelah satu minggu (terhitung dari penancapan ranting) silahkan bongkar media pembibitan belut dan silahkan panen anakan belutnya.
  • Kumpulkan benih belut yang tercampur dengan lumpur secara teliti. Lalu pelihara pada kolam khusus seperti kolam indukan belut tadi.
  • Proses pemeliharaan benih belut sampai panen sama seperti pemeliharaan indukan belut. Jangan lupa juga untuk menambahkan pelepah pisang ke dalam kolam pemeliharaan agar belut terhindar dari terik panas matahari.


Itulah cara pembibitan belut yang mudah untuk dilakukan. Silahkan dipraktekan dirumah masing-masing untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Yang perlu diperhatikan adalah media pembibitan harus benar-benar terfermentasi sempurna agar indukan belut tidak mati.