Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pakan Belut Yang Baik Agar Cepat Besar Dan Untung Banyak

Pakan belut agar cepat besar akan sangat membantu pembudidaya belut untuk memaksimalkan keuntungan dari usaha budidaya belut. Tentu saja apabila belut memiliki pertumbuhan yang sangat baik dan cepat besar, maka masa panen akan lebih cepat. Apabila belut memiliki masa panen yang cepat tentu perputaran modal akan semakin baik pula. Seperti itulah pentingnya pakan belut agar cepat besar.


Pakan Belut Yang Baik Agar Cepat Besar Dan Untung Banyak


Memilih pakan belut agar cepat besar memang bisa dikatakan susah-susah gampang. Terlebih belut ini merupakan hewan karnivora. Dan bisanya dalam budidaya belut apabila diberi pakan pabrikan seperti pada budidaya ikan akan sulit. Karena belut cenderung tidak menyukainya.

Lalu apa saja pakan belut agar cepat besar dan disarankan untuk digunakan ?
Berikut ini informasi mengenai pakan belut yang baik dan cepat besar


1. Cacing Tanah


Pakan belut agar cepat besar yang pertama yaitu cacing tanah. Pakan ini sangat mudah untuk kita temukan bila bertempat tinggal dikampung. Tetapi untuk solusi jika anda susah menemui pakan ini. Sebaiknya untuk membudidayakannya sendiri. karena budidaya cacing tanah ini sangat mudah sekali. 

cacing tanah bisa dijadikan sebagai pakan belut karena memiliki nilai protein yang cukup tinggi. kandungan nutrisi pada cacaing tanah dalam kondisi basah atau masih hidup diantaranya : protein 16,3%, karbohidrat 17% dan lemak 4,5%.
Sedangkan dalam kondisi kering memiliki kandungan protein yang sangat tinggi. Yakni berkisar antara 53,5 – 71,5  persen.

Untuk cara pemberian pakan cacing tanah sebagai berikut :
  • Timbang terlebih dahulu cacing tanah yang akan digunakan. Sesuaikan dengan kebutuhan pakan belut yang ada dikolam pembesaran.
  • Bila cacing basah maka bersihkan cacing dari kotoran ataupun media yang masih menempel pada cacing tersebut dengan cara mencucinya menggunakan air bersih.
  • Setelah itu, potong-potong cacing sesuai dengan ukuran mulut belut yang ada pada kolam pembesaran.
  • Pada pemberiannya letakkan pada saluran air (kamalir). Hal ini dilakukan karena belut hanya akan mencari makan pada saluran air tersebut.


2. Keong Mas Atau Keong Sawah


Pakan kedua yang bisa kita gunakan sebagai pakan belut agar cepat besar yakni keong sawah atau bisa juga menggunakan keong mas. Jenis pakan ini sangat mudah ditemukan. Dan juga harganya sangat murah apabila kita akan membelinya. Proses budidaya keong pun juga tak kalah mudah dengan budidaya cacing tanah tadi.

Kandungan nutrisi keong sehingga baik untuk pakan belut yakni sebagai berikut :
Dalam kondisi segar, keong sawah memiliki kandungan protein sebesar 12%, kalsium 217 mg, rendah kolestrol, 81 garam air dalam 100 gram keong dan sisanya kandungan energi, karbohidrat dan posfor.
Sedangkan dalam kondisi kering, keong mas atau keong sawah memiliki kandungan protein sangat baik yaitu sebesar 57,76%

Cara pemberian pakan keong ini sebagai  berikut :
  • Bersihkan terlebih dahulu keong dengan cara memisahkan daging dengan cangkangnya. Caranya yaitu dengan cara merebusnya pada air mendidih selama 5 menit. Kemudian ambil dagingnya menggunakan lidi atau sendok garpu.
  • Timbang keong sesuai dengan kebutuhan pakan belut yag ada pada kolam pembesaran
  • Cincang atau potong kecil-kecil daging keong sesuai dengan mulut belut.
  • Letakkan keong tersebut sama seperti pakan lainnya yaiu tepat pada saluran air (kamlir)


3. Bekicot


Bekicot atau dengan nama latinnya Achatinafulica. SP merupakan salah satu pakan yang baik untuk budidaya belut. Bekicot juga merupakan hewan yang paling mudah ditemui di alam. Bahkan pada sebagian petani, bekicot ini merupakan hama tanaman yag harus dibasmi.

Bekicot juga bisa digunakan sebagai pakan belut agar cepat besar. Kandungan nutrisi yang ada pada bekicot diantaranya :
Dalam kondisi kering, bekicot memiliiki kandungan protein sebesar 54,29% – 64,5%, karbohidrat 30,45%, lemak 4,18% dan sisanya posfor dan kalsium.

Cara pemberian pakan bekicot juga sama dengan keong mas, yaitu :
  • Pisahkan terlebih dahulu cangkang dan daging bekicotnya. Caranya rebus selama 5 menit lalu congkel daging bekicot menggunakan lidi atau sendok garpu.
  • Timbang daging bekicot sesuai dengan kebutuhan belut yang ada di kolam pembesaran.
  • Setelah itu letakan daging bekicot cincang tepat pada saluran air (kamalir)


4. Cacing Sutera


Cacing sutera atau pada nama ilmiahnya Tubifex merupakan pakan terbaik untuk belut. Hanya saja harganya mahal. Sehingga banyak yang menggunakan cacing sutera ini hanya untuk belut yang masih kecil saja.
Cacing ini memiliki panjang 1 – 3 cm dan memiliki warna tubuh merah seperti darah. Serta hidup dengan cara berkoloni atau bergerombol.

Kandungan nutrisi pada cacing sutera ini sangat tinggi. sehingga wajar apabila harganya mahal. Dan proses budidayanya juga tergolong agak susah. Didalam cacing sutera memiliki kandungan protein 51,9%, karbohidrat 20,3% dan lemak sebsar`22,3% dalam kondisi kering.


Cara pemberiannya cukup mudah. Yaitu langsung diberikan pada belut sesuai dengan kebutuhan pakan harian belut yang ada pada kolam pembesaran.

Selain pada pakan alami diatas, kita juga bisa membuat pakan buatan untuk belut. Langkah ini juga tergolong sangat menguntungkan. tetapi belut akan lebih suka dengan pakan alami dibandingkan dengan pakan buatan tersebut.


Untuk belut yang masih dalam tahap awal atau sekitar berumur 2 minggu pada kolam pembesaran. Biasanya pakan yang diberikan yaitu ikan-ikan kecil, kecebong, udang air tawar dan yang lainnya. biasanya pada kolam pembesaran juga sudah diolah agar pakan alami tersedia untuk belut yang baru ditebar. Seperti jentik nyamuk, zooplankton, cacing dan jasad-jasad renik.