Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pakan Ayam Jago Kampung Agar Cepat Besar

Memelihara ayam jago kampung tentu menjadi salah satu hobi yang banyak di tekuni oleh banyak orang. Bahkan dari hobi ini banyak yang menjadi sukses karena ayam jago kampung. Meksipun hanya hobi, tentu saja dalam memeliharanya tidak boleh asal-asalan. Kita harus menggunakan pakan ayam jago kampung yang berkualitas. Sehingga ayam jago yang kita pelihara akan cepat besar.

Pakan Ayam Jago Kampung Agar Cepat Besar
Gambar pakan ayam jago

Untuk pakan ayam jago kampung agar cepat besar sendiri banyak macamnya. Kita bisa memilih jenis pakan yang sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar. Dan yang terpenting pakan tersebut mudah ditemukan di sekitar tempat tinggal. Selain membuat ayam jago cepat besar, pakan tersebut juga tidak menyusahkan kita sebagai peternak ayam jago kampung.

Untuk informasi mengenai pakan ayam jago kampung agar cepat besar, berikut ini informasi yang mungkin dapat membantu kita sebagai peternak ayam kampung jago :


1. Dedak Atau Bekatul

Pakan ayam jago kampung yang pertama yaitu dedak. Dedak atau bekatul memiliki kandungan energi metabolisme sekitar 700 – 2.500 kkal/kg. Sehingga sangat baik sekali untuk kebutuhan energi ayak jago kita. Selain memiliki kandungan energi yang cukup tinggi, dedak juga memiliki kandungan serat sebesar 12%.

Dedak atau bekatul ini merupakan limbah dari olahan padi yang sangat cocok untuk pakan ternak ayam kampung. Penggunaan dedak atau bekatul untuk ayam kampung bisa mencapai 65%. Sedangkan untuk ayam ras hanya mencapai  5 – 10 persen saja. Hal ini dikarenakan kandungan protein dedak atau bekatul tidak cukup tinggi untuk ukuran ayam petelur.


2. Onggok

Onggok adalah limbah dari olahan singkong. Biasanya pakan ini digunakan untuk pakan hewan ternak besar seperti sapi dan kambing. Tetapi pakan ini juga bisa digunakan sebagai pakan ayam jago kampung. Yang membuatnya menjadi pilihan sebagai pakan ayam kampung yaitu kandungan energi metaboisme yang cukup tinggi. Yaitu sekitar 2.956 kkal/kg.

Tetapi, pakan onggok ini tidak boleh digunakan terlalu banyak. Selain karena tidak memiliki kandungan protein yang cukup dan kandungan gizi lainnya. Onggok juga memiliki kandungan racun yang dapat membahayakan ayam kampung kita. Penggunaan pakan onggok hanya boleh sekitar 5 – 10 persen.


3. Pollard

Pakan ayam jago kampung yang selanjutnya yaitu pollard. Pollard ini hampir sama dengan dedak atau bekatul. Pollard berasal dari limbah pengolahan gandung menjadi tepung terigu. Kandungan energi metabolisme pada pollard cukup tinggi. Yaitu sekitar 1.140 – 2.600 kkal/kg

Meskipun kandungan energi pada polllard ini sangat tinggi, namun pemberian pada ayam kampung sangat dibatasi. Pemberiannya hanya diperbolehkan sebesar 10 % saja. Hal ini dilakukan karena kandungan serat pada pollard juga cukup tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, maka akan membuat ayam kampung mencret.


4. Jagung

Jagung menjadi salah satu pakan ayam jago kampung yang baik dan sering digunakan oleh para peternak. Jagung yang digunakan yaitu jenis jagung kuning. Jagung kuning memiliki kandungan energi metabolisme yang cukup tinggi. Yaitu mencapai 3.360 kkal/kg. Penggunaannya tidak dibatasi jika berdasarkan nutrisi didalamnya. Tetapi untuk proses penghematan, biasanya penggunaan sebagai ransum dibatasi sekitar 20-40 persen saja. Hal ini dilakukan karena harga jagung yang sangat mahal.