Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menjodohkan Kacer Dengan Murai Batu Dalam Satu Perkawinan


Cara menjodohkan kacer dan murai baru-baru ini banyak dicari oleh para peternak burung kicau. Khususnya para peternak kacer dan murai itu sendiri. Alasan menjodohkan kacer dengan murai batu yaitu agar mendapatkan keturunan yang lebih berkualitas. Diharapkan anakan nantinya akan memiliki keturunan dari kedua indukan. Baik dari kacer dan juga murai batu.

Tentu jika anda berhasil menjodohkan kacer dengan murai batu dan berhasil melakukan perkawinan silang. Tentu akan mendapatkan keturunan burung kicau yang memiliki harga mahal. Karena sangat unik. Lalu apakah mungkin cara menjodohkan kacer dengan murai batu dalam satu perkawinan ini bisa dilakukan. Yuk kita bahas bersama!


Cara Menjodohkan Kacer Dengan Murai Batu Dalam Satu Perkawinan

 Cara Menjodohkan Kacer Dengan Murai Batu

Kemungkinan menjodohkan kacer dengan murai batu memiliki peluang yang bisa di coba oleh para peternak. Pasalnya kedua jenis burung kicau ini berasal dari satu  Genus  yang sama. Yaitu Genus Copsychus. Dimana untuk kacer ada beberapa yang berasal dari spesies C. Saularis, C. Sechellaru dan C. Albospecularis.sedangkan untuk murai batu yang paling banyak di temui berasal dari spesies C. Malabaricus.

Salah satu bukti bahwa dalam satu genus bisa dikawinkan adalah pada perkawinan ayam kampung dan ayam hutan. Dimana untuk ayam hutan sebagian besar berasal dari Genus Gallus Lafayetii, Gallus Sonneratii dan Gallus Varius dapat disilangkan dengan ayam kampung yang sebagian besar berasal dari Genus Gallus. Pada persilangan keduanya menghasilkan ayam yang bernama ayam Bekisar.

Nah, untuk mencoba menjodohkan kacer dengan murai batu bisa anda ikuti langkah-langkah yang telah kami rangkum berikut ini!
  • Sebelum memulai mencoba, kemungkinan berhasil dalam penjodahan kacer dengan murai batu iini yaitu 100 : 1. Jika masih lanjut mari simak langkah selanjutnya.
  • Usahakan untuk menggunakan indukan jantan dari murai batu dan untuk indukan betina dari kacer. Karena secara postur jika keduanya ditukar sangat tidak memungkinkan.
  • Pastikan usia indukan jantan 3 – 5 tahun sedangkan untuk indukan betina berusia 4 tahun.
  • Setelah itu, beri pakan kepada kedua indukan menggunakan full kroto selama 2 minggu sebelum di jodohkan.
  • Setelah 2 minggu, dekatkan kedua indukan. Biarkan selama 1 minggu.
  • Jika pada proses pendekatan tersebut akur, maka dipastikan kacer dan murai batu berjodoh dan siap pada tahap selanjutnya.
  • Jika tidak berjodoh silahkan ganti indukan yang lain. Gantilah indukan jantannya saja.
  • Jika berjodoh bisa langsung lanjut ke proses perkawainan seperti pada perkawinan burung kacer dan murai batu pada umumnya.


Itulah cara menjodohkan kacer dengan murai batu yang bisa anda coba. Kebanyakan para peternak berhasil dalam tahap penjodohan. Tetapi selalu gagal pada saat telur sudah dikeluarkan oleh indukan. Rata-rata telur tidak dapat menetas. Dan penyebabnya pun belum diketahui. Mungkin kita bisa mengantisipasi dengan cara memberikan pakan yang mengandung banyak kalsium dan protein.