Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengawinkan Ikan Cupang Untuk Pemula Anti Gagal

Cara mengawinkan ikan cupang tidak sesulit yang dibayangkan sebelumnya. Namun ada beberapa step yang memang harus dilakukan oleh para pelaku budidaya ikan cupang agar proses perkawinan ikan cupang dapat menghasilkan burayak yang maksimal.


cara mengawinkan cupang


Mengawinkan ikan cupang ini adalah salah satu langkah yang harus dilakukan sebelum menuju langkah pemijahan. Proses perkawinan ini harus dilakukan tahap demi tahap. Karena jika salah dalam memilih langkah tentu saja proses pemijahan ikan cupang akan gagal. Hal ini disebabkan sifat ikan cupang yang mudah bertarung. Inilah yang membuat proses perkawinan atau cara mengawinkan ikan cupang ini sangat diperlukan oleh semua pelaku usaha budidaya ikan cupang terutama yang masih pemula.
Berikut ini tahapan cara mengawinkan ikan cupang yang benar :


1. Persiapan Media Dan Penjodohan

Langkah pertama pada proses mengawinkan ikan cupang yaitu proses persiapan media sekaligus penjodohan. Mengawinkan ikan cupang tidak perlu menggunakan kolam yang besar. Cukup menggunakan akuarium kecil sederhana atau bisa juga kita menggunakan wadah kue (tupperware). Untuk lebih jelasnya, perhatikan langkah-langkah berikut ini :
  • Gunakan kotak kue ukuran sedang (15 x 10cm).
  • Lalu isi dengan air bersih (sumur) dengan kedalaman 5 – 10 cm. Usahakan air tidak terlalu penuh agar ikan cupang tidak loncat dari media.
  • Setelah itu siapkan botol bekas yang telah dipotong pada kedua ujungnya.
  • Setelah itu masukan botol tersebut kedalam media yang sudah berisi air.
  • Selanjutnya, masukan ikan cupang betina kedalam botol tersebut. Proses ini disebut sebagai proses penjodohan ikan cupang. Proses penjodohan ini dilakukan selama satu hari satu malam hingga ikan cupang jantan dan betina benar-benar merasa cocok dan siap melakukan proses pemijahan.
  • Setelah ikan betina dimasukan ke dalam media untuk proses penjodohan, selanjutnya tambahkan plastik bening kedalam media pemijahan. Fungsi dari plastik bening ini untuk mempermudah kita dalam mengetahui telur-telur yang akan dihasilkan dari proses perkawinan ikan cupang ini. Biasanya setelah ikan cupang bertelur, telur tersebut akan ditempelkan pada plastik bening yang telah kita sediakan.
  • Setelah itu tutup dengan kardus agar proses penjodohan atau perkawinan ikan cupang ini tidak terganggu. Biarkan proses ini selama semalaman. Jangan lupa untuk memberi celah ditepi kardus agar udara masih bisa bersirkulasi. Sehingga ikan cupang tidak kekurangan oksigen.
  • Setelah semalaman, bukalah penutup kardus tersebut. Lalu lihat pada sekitar plastik bening yang telah ditambahkan sebelumnya. Jika sudah terdapat gelembung, tandanya ikan cupang jantan dan betina sudah siap untuk dilakukan proses pemijahan. Dan bisa dikatakan proses penjodohan berhasil.


2. Tahap Pemijahan

Setelah proses persiapan media dan proses penjodohan berhasil. Langkah selanjutnya yaitu proses pemijahan yang akan menghasilkan burayak ikan cupang. Langkah pemijahan ini cukup mudah dibandingkan dari proses penjodohan ikan cupang. Berikut ini langkah-langkah yang bisa anda ikuti :
  • Setelah proses penjodohan berhasil, langkah selanjutnya keluarkan betina dari botol. Biarkan betina berinteraksi langsung dengan penjantan.
  • Setelah itu, tutup kembali media menggunakan kardus seperti pada saat langkah penjodohan. Biarkan selama semalaman sampai proses pemijahan berhasil. Biasanya setelah semalaman, akan keluar telur-telur dari cupang betina yang menempel pada plastik bening yang telah kita siapkan sebelumnya.
  • Selanjutnya angkat betina dan masukan kedalam air pengobatan (blue water) agar tidak terserang infeksi.
  • Untuk pejantan biarkan saja dalam kolam pemijahan. Tetapi jangan lupa untuk tetap diberi pakan secara rutin agar tidak memakan telurnya.
  • Biarkan selama 24 jam agar telur menetas. Jangan lupa untuk kembali menutup media menggunakan kardus.
  • Setelah 24 jam, biasanya telur ikan cupang akan menetas menjadi burayak ikan cupang yang jumlahnya sangat banyak. Dan perlu diketahui bahwa burayak ikan cupang yang baru menetas ini belum bisa berenang. Sehingga ikan cupang pejantan jangan diambil dulu.
  • Biarkan ikan cupang jantan bersama dengan burayak ikan cupang selama kurang lebih 3 hari. Jangan lupa untuk tetap memberi pakan pada ikan cupang jantan. Jangan khawatir, indukan cupang bisa membedakan burayak dan pakan.
  • Setelah 3 hari, pindahkan ikan cupang jantan pada tempat khusus dan juga burayak pada kolam pembesaran. Gunakan saja akuarium khusus untuk burayak. Beri pakan kutu air atau jentik nyamuk atau bisa juga menggunakan kuning telur. Setelah cukup besar berikan campuran pakan pabrikan seperti pellet halus.


Baca Juga : 




Itulah cara mengawinkan ikan cupang yang benar untuk pemula. Cukup mudah bukan langkahnya ?
Yang perlu diperhatikan dalam mengawinkan ikan cupang ini yaitu usia indukan itu sendiri. Usahakan indukan ikan cupang baik betina atau jantan telah berumur kurang lebih 4 bulan. Atau biasanya size M.