Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Memasarkan Produk UKM Yang Efektif

JSMALFAMART.COMCara Memasarkan Produk UKM Yang Efektif -
Memasarkan produk UKM tidaklah semudah yang kita pikirkan. Kita selaku pemilik UKM atau bisa juga disebut sebagi pelaku UKM akan menghadapi kompetitor yang juga memasarkan prosuk unggulan mereka. Sehingga untuk memasarkan produk UKM yang kita kelola perlu strategi yang bernar-benar tepat. Bahkan strategi pun tidaklah cukup, kita perlu memberikan beragam inovasi atau terobosan-terobosan untuk memasarkan produk UKM tersebut.

Memasarkan produk hasil UKM memang menjadi masalah yang serius untuk ditangani. Dan biasanya masalah ini akan selalu timbul pada UKM yang baru saja di rintis. Tentu saja dengan catatan produk baru dan belum dikenal oleh publik atau calon konsumen. Lalu bagaimana jurus jitu untuk memasarkan produk UKM yang tepat ?


Cara Memasarkan Produk UKM Yang Efektif



1. Harga

Jurus memasarkan produk UKM yang pertama yaitu harga. Apapun alasan yang akan anda kemukakan, harga merupakn titik utama dalam suksesnya pemasaran sebuah produk baru. Terlebih jika produk tersebut hasil dari produksi UKM. Tentu calon kosumen akan mikir dua kali sebelum membeli produk UKM anda.

Contoh simpelnya :
Saya pemilik UKM yang memproduksi keripik kentang, tentu saja akan bersaing keras dengan pruduk keripik kentang produksi industri (pabrik). Saya menujalnya 2 rb lebih mahal, apa yang akan terjadi?”

Tentu saja dari ilustrasi diatas konsumen tidak akan bersedia membeli produk kita. Meskipun dengan keunggulan tanpa bahan pengawet. Karena produk pesaing adalah produk yang dihasilkan oleh skala industri dan telah di kenalkan dengan metode komunikasi pemasaran yang modern dan efektif. Dapat ditarik kesimpulan kita akan sulit untuk melawannya bahkan hanya sebatas mengimbanginya pun tidak mudah.

Untuk itu, langkah pertama yang harus kita perhatikan yaitu bersaing dengan harga. Sebisa mungkin harga jual produk UKM harus lebih rendah dari produk industri atau setidaknya berimbang. Sehingga konsumen tidak merasa terbebani untuk menggunakanan atau membeli produk UKM kita.

2. Brand dan kemasan

Brand dan kemasan sangat penting bagi sebuah bisnis. Coba kita lihat beberapa produk dari industri, mereka berlomba-lomba untuk memberikan kemasan yang sangat menarik untuk konsumen. Karena ilmu dasarnya seorang konsumen menilai sebuah produk baru dengan visualnya terlebih dahulu. Jika mereka memiliki rasa penasaran pada suatu produk, tentu saja pada saat itu juga mereka akan membelinya meskipun belum tau rasanya ataupun manfaatnya.

Nah, hal inilah yang belum dimaksimalkan secara penuh oleh beberapa UKM yang ada di masyarakat. Banyak yang menganggap kemasan tidak begiu penting, yang penting rasa. Padahal efek dari kemasan ini sangat besar. Selain untuk mengawetkan sebuah makanan dan memberi rasa penasaran bagi calon konsumen untuk membelinya. Kemasan juga akan membentuk sebuah brand image. Dimana brand image inilah yang nantinya akan membuat sebuah produk kita mampu bersaing dipasaran.


3. Kualitas

Cara memasarkan produk UKM yang selanjutnya yaitu berkaitan dengan kualitas. Setelah melewati beberapa tahap diatas, kita tidak boleh melewatkan tahapan kualitas. Jangan sampai konsumen membeli produk kita hanya karena penasaran saja. Setelah mengetahui rasanya mereka enggan untuk membelinya kembali. Hal ini tentu yang bermain  adalah kualitas.

Misal makanan, selain kemasan yang menarik produk kita juga harus memiliki kualitas yang dapat diunggulkan sesuai dengan pangsa pasar. Untuk era modern seperti ini tidak ada cara lain selain memaksimalkan kualitas agar produk kita mampu bersaing di pasaran. Mengingat sudah banyak sekali produk sejenis yang mungkin saja diproduksi oleh beberapa orang di tempat lain. Jika kita tidak mampu bersaing dalam segi kualitasnya, tentu saja mereka para konsumen sudah pasti akan meninggalkan produk kita. 

4. Campaign / Iklan

Ini adalah salah satu bagian yang wajib ada dalam memasarkan produk UKM. Tanpa bagian ini kami rasa sangat sulit untuk mengenalkan produk UKM ke masyarakat ataupun membangun brand image itu sendiri. Untuk membangun pasar sebaiknya memang menggunakan media periklanan. Ini adalah sebagian investasi dimasa yang akan datang. Jadi jangan menganggap bahwa iklan hanya akan membuang-buang uang.

Mungkin dari beberapa orang berfikir bahwa beriklan belum tentu ada yang membeli. Sehingga kita sebagai pengusaha akan rugi. Coba kalian hilangkan mindset itu. Tujuan kita beriklan bukanlah untuk mencari pembeli karena produk kita adalah produk yang baru saja launching dan belum dikenal oleh masyarakat luas. Tentu tujuan kita adalah bagaimana masyarakat tahu bahwa ada produk baru dan membangun brand image kita. Masalah untuk pembelian atau biasa disebut sebagai leads itu adalah tugas seorang sales dilapangan yang nantinya akan memasarkan produk UKM itu sendiri.

Saat ini pun untuk beriklan tidak sulit dan tidak membutuhkan modal yang banyak. Kita bisa memanfaatkan iklan di media sosial seperti facebook misalnya. Atau bisa menggunakan jasa endorse di instagram. Bagaimanapun caranya yang terpenting adalah produk kita dapat dikenal oleh masyarakat luas terlebih dahulu dan bagaimana caranya agar mereka merasa penasaran terhadap produk tersebut. Itulah konsep dasarnya